Senin, 16 Mei 2011

Ketika Sendok Adalah Bid'ah (kisah nyata)


Kisah ini terjadi di daerah Boyolali, tepatnya di desa Kacangan. Ketika itu, ada 2 orang pemuda yang ingin makan di warung HIK sehabis sholat Maghrib. 2 pemuda ini mempunyai pemahaman agama Salafy yang dikit-dikit bid'ah.. (bid'ah kok dikit-dikit). Padahal,masyarakat sekitar berpaham tradisionalis dan moderat.

Lalu 2 pemuda ini masuk warung HIK 'ternama' di kacangan. Pemuda yang satu pesan Nasi Kucing dan yang satunya lagi Mie Rebus. Sang penjual pun menyodorkan sendok kepada pemuda yang makan nasi kucing. Tp, sang penjual kaget dengan jawaban si pemuda. 'maaf,pak. Saya makan ndak pake sendok. Itu bid'ah.. Rosul ndak pernah makan pake sendok'

Sang penjual HIK pun paham dengan aliran agama konsumennya barusan.

Lalu dia melanjutkan merebus mie pesanan pemuda satunya. Setelah matang, sang penjual pun menyodorkan mie rebus panas kepada pemuda satunya TANPA SENDOK. Mengetahui mie rebusnya ga ada sendoknya,pemuda tanya pada penjual. 'pak, sendoknya mana?'

Penjual menjawab,'lho,katanya Rosul makan ndak pake sendok.. Ya, pastinya makan mie rebus juga tanpa sendok..'

Si pemuda jawab, 'ya kalo ga pake sendok kan panas pak'

'makanya kalo beragama itu lihat sikon.. Nabi dulu juga ndak makan mie rebus..' jawab penjual HIK sambil menyodorkan sendok.Si pemuda yang bid'ah-bid'ah tadi pucat mukanya. Kena getah dari teman sendiri..
Reaksi:

1 komentar:

Nice story & nice blog... salam kenal

Poskan Komentar

Komen Via Facebook