Hadirin jamaah sholat Isya’ dan tarawih yang dirahmati Allah,
Alhamdulillah pada malam hari ini, yang merupakan malam terakhir di bulan Ramadhan kita masih diberikan hidayah oleh Allah untuk melaksanakan ibadah puasa dan menjalankan sholat Isya’ dan tarawih bersama-sama. Di saat orang lain sibuk mempersiapkan diri pergi ke pasar, ke mall dan tempat perbelanjaan lain untuk memenuhi kebutuhan hari raya, kita masih menyempatkan diri melaksanakan sholat Isya’ dan tarawih berjamaah. Semoga amal ibadah kita ini diridhoi Allah dan diterima oleh Allah Swt. Dan semoga kita semua keluar dari bulan Ramadhan memperoleh pahala berupa itqun minannaar, dibebaskan dari api neraka. Amin ya Robbal ‘alamin..
Hadirin jamaah sholat Isya’ dan tarawih yang dirahmati Allah,
Hanya tinggal beberapa hari kita akan mencapai hari kemenangan, yaitu hari raya idul fitri. Tradisi negara kita, menjelang lebaran banyak kita saksikan orang kota masuk desa. Walau aslinya mereka adalah orang desa juga. Biasa kita sebut mudik. . Tradisi mudik ini tidak bisa kita jumpai di negara Arab Saudi yang merupakan ‘kiblat’ umat Islam. Karena di Arab Saudi jarang orang merantau mengadu nasib ke ibu kotanya. Hal ini berbeda dengan keadaan di negara kita. Setiap tahun orang yang mengadu nasib ke kota semakin bertambah. Mereka jarang pulang kampung. Dan nuansa idul fitri adalah momen yang tepat untuk pulang kampung dengan tujuan liburan dan juga yang utama adalah silaturahmi ke sanak saudara untuk saling memaafkan.
Sebenarnya silaturahmi ini tidak hanya ketika menjelang lebaran saja. Setiap hari disaat kita memiliki waktu luang bisa digunakan untuk silaturahmi, mengunjungi teman atau saudara. Akan tetapi, di zaman yang modern ini seakan-akan manusia menganggap sepele masalah silaturahmi. Mereka hidup dalam suasana individual. Tidak mau berhubungan dengan orang lain kalau tidak ada manfaatnya. Seakan-akan mereka mengatakan, “Diriku adalah diriku. Dirimu adalah dirimu.” Penyakit seperti ini kebanyakan menjangkiti masyarakat perkotaan yang terbiasa hidup sendiri-sendiri tanpa adanya interaksi dengan masyarakat sekitar. Dikarenakan pandangan seperti itu, tradisi silaturahmi sudah menjadi barang langka. Jangankan bersilaturahmi dengan sanak famili atau tetangga jauh, bahkan banyak sekali diantara mereka yang tidak kenal dengan tetangga dekatnya. Karena merasa tidak membutuhkan, maka mereka pun merasa tidak perlu bersilaturahmi. Padahal di sisi Allah, silaturahmi memiliki keutamaan yang besar.
Diantara keutamaan tersebut sebagaimana sabda Nabi:
“Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya dia bersilaturahmi.” (HR. Bukhori)
Bagaimana bisa silaturahmi membuka pintu rezeki?
Pertama, kita harus yakin dengan janji Allah. Yakin bahwa Allah akan member rezeki pada hamba-Nya yang melakukan silaturahmi.
Kedua, dalam ilmu ekonomi atau perdagangan salah satu cara agar kita dapat mengembangkan potensi diri sekaligus memperoleh keuntungan kita harus memperbanyak relasi (hubungan) bisnis atau membangun networking / jaringan. Silaturahmi adalah salah satu cara memperbanyak relasi bisnis. Coba kalau kita dagang tapi cuma duduk-duduk di toko tanpa mempromosikan bisnis kita. Apakah akan mengalami kemajuan?Jika kita silaturahmi maka dalam pembicaraan biasanya akan menyangkut masalah pekerjaan ataupun bisnis. Oleh karena itu, manfaatkan silaturahmi untuk membuka pintu rezeki kita lebar-lebar.
Hadirin jamaah sholat Isya’ dan tarawih yang dirahmati Allah,
Menyambung tali silaturahmi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Apalagi di zaman modern seperti sekarang ini. Sarana komunikasi dan transportasi sudah sangat mudah. Jarak sudah bukan masalah lagi. Kalau tidak bisa bertatap muka secara langsung, bias lewat telepon, sms, surat menyurat, internet lewat chatting atau facebook, dan lain-lain. Itu semua sudah dianggap silaturahmi.
Hadirin jamaah sholat Isya’ dan tarawih yang dirahmati Allah,
Semoga kita dapat senantiasa menyambung tali silaturahmi dengan saudara, kerabat, teman, tetangga dan orang-orang yang memiliki hubungan dengan kita sehingga kita bisa selamat dari api neraka, membuka pintu rezeki dan memanjangkan umur. Amin.








0 komentar:
Poskan Komentar